Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kunjungan ke Panti Asuhan

Semoga Allah SWT menjauhkan kami dari sifat riya' dan menyombongkan diri...amin...

Kemarin sore aku dan suami mengunjungi sebuah panti asuhan kecil di sudut kota Jogja, tepatnya di daerah Ring road Selatan. Pelan-pelan kami menyusuri jalan hingga menemukan papan nama kecil yang bertuliskan "Panti Asuhan Balita dan Anak Yayasan Kekeluargaan Gotong Royong". Panti asuhan ini lebih mirip rumah biasa karena tempatnya tidak besar, dan walaupun letaknya persis di pinggir jalan namun agak susah untuk menemukannya karena hanya ada papan nama kecil penanda di depan bangunan panti ini.

Begitu masuk kami disambut oleh beberapa pengasuh yang ramah-ramah dan beberapa balita yang lucu-lucu. Balita-balita ini langsung berjalan tertatih-tatih ke arah kami, ada juga yang masih merayap. Belum sempat kami duduk balita-balita ini menghampiri kami dan mengulurkan tangannya sambil memanggil Mama Mama kepadaku dan Papa Papa ke Masku. Rupanya mereka ingin digendong...berebutan...lucu skali...
Sayang hanya sempat berfoto dgn bbrp anak krn masku bingung motret sambil gendong + ngobrol ;)
Tanganku dan masku bingung mau merengkuh siapa terlebih dahulu karena semuanya berebutan tapi tidak nakal atau menimbulkan kegaduhan, they are so cute just like another baby...Ada seorang bayi yang aku dudukkan dipangkuan menghadap ke tubuhku, dia langsung merebahkan kepalanya ke dadaku, oh so sweet, begini ya rasanya jika anak merebahkan kepalanya di dada kita, heaven...
Setelah itu aku mengajaknya bermain sambil melihat-lihat keadaan panti, Surya asyik sekali berada dipelukanku, gak mau diajak duduk, gak mau kalo aku berdiri diam, dia ingin aku berdiri sambil bergoyang-goyang kecil seperti sedang menidurkan bayi. Dan benar aja, tidak sampai sepuluh menit bayi tampan ini langsung tertidur pulas di gendonganku, hehehe...

Sedangkan Masku juga memeluk seorang bayi sambil ngobrol-ngobrol dengan Sang Ibu pendiri Yayasan. hehehe...

Saat ini ada sekitar 18 balita dan anak yang berada dalam asuhan Yayasan ini, paling besar duduk di bangku TK, kebanyakan masih bayi. Yang benar-benar yatim ada 5 anak, selebihnya adalah anak-anak yang dibuang orangtuanya (tidak diketahui keberadaan orangtuanya) dan yang diserahkan kepada Yayasan karena orangtuanya tidak sanggup merawat. Di panti ini terlihat kedekatan yang sangat erat antara para pengasuh dengan para anak asuhnya, diajak bermain dan menyanyi, diberikan susu, dan bayi-bayinya harum-harum lho.


Panti asuhan ini sendiri masih ngontrak alias belum ada tempat tetap. Namun, sudah ada Dermawan yang menghibahkan tanah untuk didirikan rumah. Jadi saat ini pihak Yayasan masih membutuhkan banyak bantuan selain untuk membangun rumah diatas tanah yang dihibahkan tersebut, juga untuk memenuhi berbagai kebutuhan para balita seperti susu, bedak bayi, baju, dll.
Yayasan juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten, setiap anak mendapat tunjangan 100rb/anak tapi diberikan hanya 1 tahun sekali! Miris, itu mungkin hanya cukup untuk beli satu kaleng susu untuk satu anak yang akan habis dalam waktu 1-2 minggu. Masih menurut cerita Si Ibu, jika kas sudah menipis, selepas mengajar di sekolah TK Ia akan berjalan masuk dari satu kantor ke kantor lain yang ada di kota Jogja menyampaikan proposal permohonan bantuan, meninggalkan rasa malu dan ragu semuanya demi anak-anak yang menunggunya di Panti.

Sepulang dari Panti kami berandai-andai jika suatu saat kami mendirikan sebuah panti untuk anak dan balita, ditempatkan di rumah yang layak, banyak mainan, pasti menyenangkan sekali. Tapi kemudian kami tersadar sebagus apapun rumah yang kami sediakan, bayi-bayi ini akan lebih bahagia tinggal bersama orangtuanya sendiri... 

Update:
No telp Panti Asuhan 0274-7858753, 081392646991 (Pak Teguh), 087839626363 (Supriyati)

7 comments:

Elsa mengatakan...

Mbak... ambil satu aja Mbak...adopsi gitu. hehehehee....

100ribu sekali dalam setahun???
100 ribu mah, beli susu kaleng ya cuma buat 4 hari Mbak!
ya ampuuuuuuuuuuun...
kasihan yaaa

Jeni- Family, and Friends mengatakan...

Kasian bgt ty; yg pd mendekati kalian panggil2 mama papa minta digendong, bikin terharu. Trenyuh ya mereka gak tau ortunya, palagi yg yatim. Btw, bangunan pantinya jg sederhana bgt *elus dada*. Cuma bs mendoakan dr jauh smoga byk donatur tetap dan dermawan yg terketuk hatinya utk kelangsungan panti itu.

Yhantee mengatakan...

astagfirullah, satu anak cuma 100 rbu dalam setaun, cukup buat apa....??? andai saja pemerintah membuka mata hati mereka,

AstyNNS mengatakan...

Mbak Elsa: Utk adopsi minimal udah nikah dan blm punya anak selama 5 thn mbak.

Jeni: Iya, semua laki2 dipanggil Papa dan semua perempuan dipanggil mama, jadi trenyuh bgt kayak disambut anak sendiri, hehehe...

Yhantee: Iya mbak untungnya msh ada org2 yg mau membantu, kalo cuma ngandelin Pemerintah mah kelaut aja ;D

windia mengatakan...

iya bisa diadopsi dak tuh mba? aku mau..kacian yaa uhuhuw

AstyNNS mengatakan...

Bisa banget tapi syaratnya usia pernikahan dan blm dikaruniai momongan minimal 5 thn ;)

keluargayusufjogja mengatakan...

mbak Asty salam kenal,
bs bantu saya untuk kasih tau denah lokasi panti asuhan gotong royong ?klo ada nmr telpn sekalian
mhn tinggalkan balasan d blog sy y, mksh